Dusun Airport

Dusun Airport adalah salah satu dusun di Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Nama “Airport” berasal dari keberadaan bandara lama milik Pertamina yang pernah beroperasi di wilayah ini, meskipun kini bandara tersebut sudah tidak aktif dan menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Kutai. Seiring waktu, Dusun Airport berkembang menjadi kawasan pemukiman masyarakat sekaligus wilayah dengan potensi alam yang menarik untuk dikembangkan, khususnya di sektor ekowisata.

Secara administratif, Dusun Airport terdiri dari tiga Rukun Tetangga (RT), yaitu RT 16, RT 17, dan RT 18. RT 18 sendiri dikenal sebagai **Kampung Baru** yang berada di wilayah Teluk Lombok. Kehidupan masyarakat di dusun ini sebagian besar masih bertumpu pada sektor perikanan dan aktivitas nelayan, dengan semangat gotong royong yang terus dijaga dalam berbagai kegiatan bersama.

Dari sisi infrastruktur, Dusun Airport memiliki jembatan yang sudah terhubung hingga ke wilayah Dusun Teluk Lombok, sehingga akses warga menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Meski hingga saat ini lahan parkir dan pagar untuk kawasan wisata mangrove belum tersedia, masyarakat dan pemerintah desa terus berupaya mengembangkan wilayah ini agar dapat menjadi daya tarik wisata di masa depan.

Dusun Airport dengan sejarah, akses strategis, dan kehidupan masyarakatnya yang dekat dengan laut, menjadi salah satu wilayah penting di Desa Sangkima. Kehadiran RT 16, 17, dan 18 yang saling melengkapi menjadikan dusun ini terus berkembang, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun potensi wisatanya.